Minggu , Februari 25 2018
Home / Uncategorized / Perusahaan Rintisan Tawarkan Makanan Bayi Organik yang Lebih Sehat

Perusahaan Rintisan Tawarkan Makanan Bayi Organik yang Lebih Sehat

Makanan bayi organik produksi Yumi.

Riset pasar memperkirakan industri makanan bayi di AS menghasilkan 53 miliar dolar tahun 2015. Pasar itu diperkirakan akan mencapai 75 miliar dolar pada 2050. Tapi makanan bayi tidak banyak berubah dalam beberapa dasawarsa terakhir, sehingga mendorong sebuah perusahaan rintisan kecil di California untuk memasuki pasar dengan sebuah pilihan baru.

Menurut riset yang dilakukan perusahaan Pew, hampir separuh dari pasangan suami isteri di AS sama-sama bekerja penuh waktu.

Situasi itu membuat pengasuhan anak jadi lebih sulit. Dan waktu merupakan hal yang sangat berharga.

Karena itulah perusahaan seperti Yumi, menciptakan brand makanan bayi yang unik.

Lisa Lee adalah salah seorang pelanggannya. Ia mengatakan, “Terkadang saya tidak punya waktu belanja makanan dan memasaknya. Jadi saya senang sekali ada produk yang diantar ke rumah, sangat nyaman. Saya jadi punya waktu lebih banyak untuk anak-anak saya dan tidak perlu khawatir memberi makan yang tidak sehat.”

Bukan hanya kenyamanan yang membuat pemain baru dalam bisnis makanan sehat ini begitu menarik. Dapur mereka terlihat seperti pasar tradisional.

Makanan yang mereka tawarkan semuanya organik. Pendirinya, Angela Sutherland, mengatakan produknya adalah pemain baru yang unik dalam dunia makanan bayi.

“Berkat teknologi kita bisa membentuk ruang yang tidak ada sebelumnya dan menciptakan inovasi baru. Belum ada perubahan dalam bidang makanan bayi selama puluhan tahun. Karena itu kami memutuskan untuk menciptakan ruang baru ini. Kami ingin mengubah makanan bayi dan mengubah anggapan orang mengenai makanan bayi,” tutur Angela.

Perusahaan itu meyakini gagasan bahwa orang bersedia membayar lebih mahal untuk makanan bayi yang seluruhnya organik, dan disusun oleh ahli diet.

Dan ada sejumlah studi yang mengatakan menu organik bisa jadi lebih baik bagi bayi.

Ahli diet, Lauren Cornell, mengatakan, “Ada studi yang mempelajari anak-anak yang mengonsumsi makanan biasa selama lima sampai tujuh hari, kemudian makanan organik selama lima sampai tujuh hari, lalu kembali ke makanan biasa selama lima sampai tujuh hari. Ketika mereka menjalani tes urin pada masing-masing tahap, kandungan pestisida dalam urin mereka lebih tinggi pada hari-hari ketika mereka mengonsumsi makanan biasa.”

Setiap toples makanan bayi Yumi harganya antara enam sampai delapan dolar, termasuk ongkos pengiriman. Makanan bayi organik lain harganya sekitar satu dolar per toples. Yumi memang pilihan yang mahal, tapi para pendirinya berharap mereka bisa meyakinkan orangtua bahwa manfaatnya jauh lebih besar. [vm] (www.voaindonesia.com)

Check Also

UNICEF: Epidemi AIDS pada Anak-anak Belum Usai

NEW YORK — Delapan belas anak setiap jam terinfeksi oleh HIV tahun lalu, menurut Badan PBB …

Powered by themekiller.com